Trump akan Bertemu dengan Perusahaan Minyak Raksasa untuk Membahas Masa Depan Venezuela
Trump bertemu dengan para kepala sektor energi untuk membahas masa depan minyak Venezuela, dengan tujuan mencapai dominasi energi AS pasca-pengambilalihan kekuasaan oleh Maduro.
Presiden Donald Trump dilaporkan berencana bertemu dengan para eksekutif energi terkemuka di Gedung Putih untuk merencanakan masa depan industri minyak Venezuela, menyusul penangkapan pemimpin Venezuela Nicolás Maduro baru-baru ini.
Gedung Putih Merencanakan KTT Energi Berisiko Tinggi
Menurut sumber yang mengetahui masalah ini yang dikutip oleh Bloomberg, pertemuan tersebut dapat terjadi paling cepat pada Kamis pagi. Diskusi tersebut diperkirakan akan melibatkan Presiden Trump, Menteri Energi Chris Wright, dan Menteri Dalam Negeri Doug Burgum. Menteri Luar Negeri Marco Rubio mungkin juga akan hadir.
Seorang pejabat Gedung Putih mengkonfirmasi rencana tersebut tetapi mencatat bahwa waktunya masih fleksibel. Inisiatif ini berfokus pada pengamanan cadangan minyak Venezuela yang signifikan untuk menghasilkan pendapatan dan memperluas dominasi energi AS di panggung global.
Perusahaan Minyak Besar AS dengan Sejarah di Venezuela
Beberapa perusahaan minyak besar Amerika memiliki akar yang kuat di negara tersebut. Exxon Mobil Corp. dan ConocoPhillips sama-sama memiliki operasi di Venezuela hingga aset mereka dinasionalisasi di bawah pemerintahan Hugo Chávez pada pertengahan tahun 2000-an.
Sementara itu, Chevron Corp. terus beroperasi di negara tersebut di bawah lisensi khusus yang diberikan oleh pemerintah AS.
Dalam perkembangan terkait, Menteri Energi Wright dijadwalkan bertemu secara terpisah dengan para eksekutif dari perusahaan-perusahaan minyak terkemuka di Konferensi Energi Goldman Sachs, Teknologi Bersih dan Utilitas di Miami pada hari Rabu.


